Ngalam kota sante sayang
Ngalam atau biasa yang di sebut dengan kota Malang terletak pada jawatimur, kota malang termasuk kota berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, dan seluruh wilayahnya berbatasan dengan kabupaten Malang. Luas wilayah kota Malang adalah 252,10 km2. kota kelahiran saya hingga 21tahun lebih terkenal sebagai kota walikan karena berdasarkan cerita rakyat pada jaman belanda rakyat rakyat sekitar memanipulasi belanda dengan kata walikannya hingga sampai saat ini di kota malang masih menggunakan budaya tersebut,
Memang awalnya di usulkan oleh Ebes Suyudi Raharno dari kalangan pejuang Gerilya Rakyat Kota (GRK) sebagai bahasa komunikasi antar pejuang. Bahasa ini tidak memiliki aturan yang baku meskipun kebanyakan orang banyak memformulasikan sebagai 'bahasa walikan' meskipun kenyataannya tidak semua kata berasal kata yang dibalik dan semua kata bisa di balik. seperti Malang menjadi Ngalam tujuannya sebagai bahasa sandi untuk membedakan mana pejuang dan pendukungnya dan mana musuh. Perkiraan munculnya sekitar tahun1949 untuk menghalau strategi Belanda yang banyak menyusupkan mata-mata ke kalangan pejuang untuk memburu pejuang pendukung Mayor Hamid Rusdi.
Bahasa khas Malang adalah bahasa gabungan dari bahasa Jawa, Indonesia, Arab, Madura dan Cina. Jadi kata-kata yang digunakan berdasarkan hasil kesepakatan pada saat itu. Sangat unik dan khas Malang, itulah yang membuat Boso Malangan berbeda dengan dengan yang lainya.
Berbeda dengan bahasa walikan pada umumnya yang juga di punyai oleh darah-daerah lain atau sebagai ciri khas, Osob Kiwalan (Boso Walikan khas AREMA) memiliki keunikan tersendiri, jadi tidak asal balik.
Kata-kata tersebut juga muncul dari tradisi atau kata-kata yang umum di ucapkan dalam pergaulan. Bagaimanapun juga asal mula munculnya kosakata walikan yang baru masih tetap sama, kata wallikan harus enak di ucapkan dan diterima oleh masyarakat sebagai bahasa pergaulan.hingga sampai saat ini budaya bahasa walikan masih tetap hidup
Ngalam atau biasa yang di sebut dengan kota Malang terletak pada jawatimur, kota malang termasuk kota berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, dan seluruh wilayahnya berbatasan dengan kabupaten Malang. Luas wilayah kota Malang adalah 252,10 km2. kota kelahiran saya hingga 21tahun lebih terkenal sebagai kota walikan karena berdasarkan cerita rakyat pada jaman belanda rakyat rakyat sekitar memanipulasi belanda dengan kata walikannya hingga sampai saat ini di kota malang masih menggunakan budaya tersebut,
Memang awalnya di usulkan oleh Ebes Suyudi Raharno dari kalangan pejuang Gerilya Rakyat Kota (GRK) sebagai bahasa komunikasi antar pejuang. Bahasa ini tidak memiliki aturan yang baku meskipun kebanyakan orang banyak memformulasikan sebagai 'bahasa walikan' meskipun kenyataannya tidak semua kata berasal kata yang dibalik dan semua kata bisa di balik. seperti Malang menjadi Ngalam tujuannya sebagai bahasa sandi untuk membedakan mana pejuang dan pendukungnya dan mana musuh. Perkiraan munculnya sekitar tahun1949 untuk menghalau strategi Belanda yang banyak menyusupkan mata-mata ke kalangan pejuang untuk memburu pejuang pendukung Mayor Hamid Rusdi.
Bahasa khas Malang adalah bahasa gabungan dari bahasa Jawa, Indonesia, Arab, Madura dan Cina. Jadi kata-kata yang digunakan berdasarkan hasil kesepakatan pada saat itu. Sangat unik dan khas Malang, itulah yang membuat Boso Malangan berbeda dengan dengan yang lainya.
Berbeda dengan bahasa walikan pada umumnya yang juga di punyai oleh darah-daerah lain atau sebagai ciri khas, Osob Kiwalan (Boso Walikan khas AREMA) memiliki keunikan tersendiri, jadi tidak asal balik.
Kata-kata tersebut juga muncul dari tradisi atau kata-kata yang umum di ucapkan dalam pergaulan. Bagaimanapun juga asal mula munculnya kosakata walikan yang baru masih tetap sama, kata wallikan harus enak di ucapkan dan diterima oleh masyarakat sebagai bahasa pergaulan.hingga sampai saat ini budaya bahasa walikan masih tetap hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar